Apa itu fenomena ABCD? Huehehe.. gue lagi nggak pengen posting yang serius2 ah. Ini sebenernya hasil obrolan gue dengan beberapa teman yang memiliki pengalaman yang sama, diobrolin, di'diskusi'kan, diketawain dan akhirnya berakhir dengan satu kesimpulan bodoh, mungkin memang ada fenomena baru, sebut saja lah fenomena ABCD.
ABCD itu singkatan dari "ABang Cari Dokter, (dek).." Mengacu pada sekelompok orang yang (mungkin) terobsesi ingin memiliki pasangan seorang dokter, jadi dia memfokuskan pilihannya dengan cara 'mempersempit' lingkungan pertemanannya (terutama lawan jenis) hanya dengan dokter. Entah apa alasannya, tapi gue berharap itu hanya masalah selera :)
Orang-orang seperti ini paling sering ditemukan di social media (mis: facebook), walopun tetap ada yang pake metode konvensional dengan mendekati bidan atau perawat senior di rumah sakit, terutama rumah sakit pendidikan (yang merasa tidak asing dengan ini, tunjuk jari!! haha..). Kalo di social media, gampang banget mendeteksinya. Biasanya dia berteman dengan teman kita yang sama-sama dokter, beberapa orang, semuanya perempuan, tapi hubungan pertemanannya rada 'random'. misalnya, dia temenan sama temen gw yang angkatannya pada beda-beda jauh, berasal dari kota yang berbeda, komunitasnya beda, bahkan kampusnya beda. pokoknya gak ada garis merah yang menghubungkan antara dia dengan semua mutual friends itu. Hanya satu kesamaannya, semuanya dokter, kecuali dia.
Gue nggak bilang ini buruk. Setiap orang berhak untuk melakukan apapun atas dirinya, selama itu nggak merugikan orang lain :)
Ada kok yang pengen punya pacar dokter karena nyokapnya yang pengen punya menantu dokter. Dianya sendiri sebenernya nggak gitu2 banget sama si dokter. (amit2 gue dapet cowok begini!! hoho..)
Ada juga yang menetapkan standar dokter karena merasa status sosialnya pantesnya sama dokter (anak dewa mungkin dia.. -_-" )
Ada lagi yang maunya sama dokter karena takut dengan cewek matre. Biasanya ini tipe cowok yang punya penghasilan 'lebih'. Dia pikir kecil kemungkinannya dokter untuk matre (hellowww.. open your eyes little boy, itu nggak ada hubungannya! matre ya matre aja kaleee..)
Dan masih banyak lagi alasan lain..
Sekali lagi, nggak ada yang salah dengan keinginan memiliki pasangan dokter. Setiap orang berhak memilih. Setiap orang berhak melakukan sesuatu atas dirinya, selama itu nggak merugikan orang lain. (teetttt! pengulangan kalimat! *bodo ah*)
Tapiii.. untuk gue pribadi, gue akan merasa lebih bahagia ketika dicintai bukan karena gue dokter, tapi karena kehadiran gue dalam hidupnya membuat hidupnya lebih sempurna (entah siapalah 'nya' -nya itu! #eaaa #curcol)
Yagitudeehh.. Semoga para penganut ABCD dan tante2 yang terobsesi punya menantu dokter bisa mengubah sedikit cara pandangnya. Kami juga senang kok tante, dicintai.. sebagai diri kami :)
0 comments:
Post a Comment