Tuesday, September 20, 2011

no title

Pengen teriak, tapi jangan sampai ada yang mendengar :)

Aku lelah.

Rasanya seperti menunggu bom waktu yang pasti akan meledak. Mungkin aku seharusnya lari menjauh, sebelum ledakannya melukaiku. Setidaknya meminimalisir cedera yang diakibatkannya. Tapi aku tak bisa menjauh. Tak mungkin menghindar. Ini semua harus dihadapi.

Masih ada waktu untuk membangun benteng. Melapisi jiwa yang rapuh ini setebal mungkin. Agar ledakan itu tidak membuahkan air mata nanti :)

3 comments:

ozz said...

kakak..ada apah ini??hikz..udah lama ga curhat mencurhat :(

Rido said...

Teriaklah sekuat2nya selagi teriak itu tidak dilarang..

valya said...

ozz: hikikikikk.. gpp na. lagi lebay menggila kemaren :p
rido: done :)